Kutukan Jomblo

Sebelum saya mulai membagikan isi artikel kali ini kepada Anda, mari kita sejenak kembali ke masa lalu.
Saya teringat beberapa tahun yang lalu ketika saya masih duduk di bangku kuliah di semester akhir. Di saat Filsafat Glossy sedang merasuk hangat di setiap tindakan saya. Saat itu saya memiliki sekelompok teman akrab dalam satu geng.

Di tahun-tahun itu, di setiap Sabtu pagi SMS dan HP saya akan berbunyi. Mereka akan sibuk merencanakan bagaimana cara menghabiskan weekend. Apakah akan pergi nonton? Bilyard? Dugem? Ngafe? Atau main Playstation di rumah salah satu dari kami?

Tujuh orang pria, hobby yang nyaris mirip, gaya bahasa yang mirip, ‘ras’ yang sama, dan tentu saja JOMBLO SEJATI.

Kami bertujuh adalah jomblo-jomblo dengan kegiatan rutin di malam minggu, atau boleh dibilang setiap malam. Di antara kami belum ada yang memiliki partner, bahkan teman dekat wanita pun bisa dihitung jari. Apalagi teman wanita yang CANTIK.

Beberapa di antara kami memang rajin online untuk mencari wanita lewat situs-situs pertemanan, Friendster, Myspace, MSN, etc yang ujung-ujungnya selalu berakhir dengan senyum pilu penolakan manis dari sang wanita.

Anda tidak ingin Jomblo klik “Terhindar Dari Ke-jomblo-an”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s